
Mulsa organik akan terurai seiring dengan waktu. Laju penguraian akan sangat bergantung kepada kondisi lingkungan, seperti temperatur, penyinaran matahari, curah hujan, organisme tanah, dan kelembaban udara. Mulsa yang mengandung terlalu banyak karbon relatif dapat kandungan nitrogennya dapat menyebabkan konsentrasi unsur nitrogen di dalam tanah berkurang karena aktivitas organisme tanah cenderung menghabiskan nitrogen untuk pertumbuhannya. Tetapi belum diketahui apakah hal ini berdampak negatif bagi tanah atau tidak Rasio dan karbo yang optimal Mulsa organik yang terlalu rapat porositasnya dapat menghalangi laju penyerapan air, dan mulsa organik yang terlalu kering dapat menyerap air dari tanah sehingga membuat zona perakaran kering. Mulsa organik tidak memberikan hasil panen yang lebih baik secara signifikan dibandingkan tanaman tanpa mulsa. Namun mulsa organik terbukti menjadikan struktur tanah lebih baik, yang mampu memberikan pengaruh secara jangka panjang.
Contoh mulsa organik yaitu:
Daun
Dedaunan yang telah rontok dapat digunakan sebagai mulsa. Setelah rontok dari pohon, dedaunan cenderung mengering dan terdekomposisi menyatu ke tanah.
Potongan rumput
Potongan rumput dari mesin pemotong rumput dapat dikumpulkan dan dijadikan mulsa. Potongan rumput berukuran kecil sehingga bersifat padat dan memiliki porositas yang rendah. Potongan rumput perlu dicampur dengan bahan lainnya yang lebih renggang sebelum diterapkan menjadi mulsa. Minimnya kandungan nitrogen pada potongan rumput menyebabkan konsentrasi nitrogen pada tanah dapat berkurang, sehingga penerapan potongan rumput perlu dicampur dengan sesuatu yang kaya nitrogen.
Lumut
Lumut dapat cepat tumbuh, dapat dikemas, dipadatkan, dikeringkan dan dibasahkan kembali. Tubuh, yang hidup maupun yang mati, dapat menyerap air hingga 26 kali berat keringnya.
Serpihan kayu
Serpihan kayu merupakan suatu limbah usaha penggergajian kayu, , silvikutur, dan arborlikutur. Serpihan kayu dapat digunakan untuk menjaga kelembaban tanah, menjaga temperatur tanah, dan menekan pertumbuhan gulma. Namun dekomposisi serpihan kayu oleh bakteri memakan nitrat dari tanah. Mulsa dari serpihan kayu juga dianggap memiliki nilai seni. Serpihan kayu yang digunakan biasanya didapatkan dari kulit kayu karena bagian ini adalah yang paling jarang digunakan oleh penggergajian kayu.
Jerami
Jerami adalah residu tanaman pada padi, atau tanaman suku rumput lainnya, umumnya sebagai produk samping. Memiliki kemampuan menahan kelembaban tanah dan menekan penyebaran gulma, tetapi karena merupakan limbah hasil pertanaman, jerami juga dapat menjadi media persebaran benih gulma.
Kardus dan keras
Kardus dan Kertas terbuat dari bahan dasar yang sama, yaitu pulp dari kayu, sehingga termasuk bahan organik dan dapat terurai secara alami natural. Karena itu sudah berbentuk lembaran, kardus dan kertas mudah diterapkan di atas tanah. Kardus dan kertas mampu menyerap air dan menekan pertumbuhan gulma. Namun karena massa yang ringan dibandingkan dengan luas permukaannya, kardus dan kertas dapat tertiup oleh angin, sehingga penerapannya memerlukan komponen kardus yang berat di atas lapisan yang ringan. Dengan membasahinya dengan air juga dapat meningkatkan berat.
Menyediakan plastik dengan kualitas yang sangat baik untuk budidaya tanaman anda.
Keberhasilan dan kepuasan petani adalah suatu kebanggan indonesia.